Sejarah dan Inspirasi di Balik Gurigiri: Dari Onigiri hingga Gurigiri Nusantara
Onigiri diambil dari kata nigiru dalam bahasa Jepang, yang
berarti "menggenggam" atau "meremas", disebut demikian
karena ditekan dengan tangan hingga berbentuk bola. Camilan ini juga disebut
nigirimeshi, istilah lain dari nama onigiri. Onigiri juga sering disebut
omusubi, kedua istilah ini berarti camilan nasi yang dipadatkan dengan tangan
ke dalam bentuk yang mudah dipegang dan dimakan, onigiri hampir selalu.
berbentuk segitiga. Onigiri dapat dimakan dalam keadaan dingin maupun panas.
Onigiri pertama kali ditemukan lebih dari 2,000 tahun yang
lalu di sebuah situs arkeologi di prefektur Ishikawa. Selama periode Heian
(794-1185), onigiri disajikan kepada para pejabat istana dan digunakan sebagai
bagian dari ritual pertukaran hadiah antara mereka dengan para bangsawan.
Selama periode Kamakura (1192-1333), makanan ini menjadi ransum militer
dengan menyertakan acar plum dan bumbu lainnya. Selama periode Edo (1603-1867),
onigiri menjadi makanan ringan yang tersedia secara luas, seperti yang digambarkan
dalam cetakan balok kayu oleh Hiroshige dalam seri terkenalnya Fifty-three
Stations of the Tōkaidō (1833-1834) yang menggambarkan sekelompok turis
yang menikmatinya.
Di luar Jepang, onigiri juga semakin populer di
negara-negara lain sebagai bagian dari masakan Jepang yang praktis. Banyak
restoran Jepang di luar negeri yang menyajikan onigiri dengan berbagai macam
isian dan variasi rasa, menyesuaikan dengan selera lokal.
Onigiri telah lama dikenal sebagai makanan praktis yang
lezat. Dikenal dengan keunikannya yang simpel dan mudah dibawa, onigiri sering
kali menjadi pilihan bagi masyarakat Jepang yang sibuk, mulai dari anak sekolah
hingga pekerja kantor. Di tengah tren makanan praktis yang terus berkembang,
konsep onigiri menjadi inspirasi utama bagi berbagai inovasi makanan di seluruh
dunia, termasuk di Indonesia.
Namun, di Indonesia, banyak orang merasa “belum makan” jika
tidak mengonsumsi nasi dalam porsi yang cukup lengkap. Selain itu, cita rasa
onigiri yang khas Jepang belum tentu cocok dengan selera lokal yang lebih kuat
dan berbumbu. Dari sinilah muncul ide untuk menggabungkan konsep onigiri yang
praktis dengan cita rasa Nusantara yang kaya dan autentik. Maka lahirlah
Gurigiri!, solusi makanan siap saji berbahan dasar nasi dengan isian khas
Indonesia.
Gurigiri!
hadir untuk menjawab kebutuhan gaya hidup modern di Indonesia, terutama di
kota-kota besar yang menuntut mobilitas tinggi dan efisiensi waktu. Dengan
inspirasi dari konsep onigiri, Gurigiri! menawarkan solusi bagi masyarakat
Indonesia yang ingin tetap menikmati makan nasi dengan rasa khas lokal, namun
dalam format yang lebih praktis. Dikemas dalam bentuk segitiga yang menarik dan
mudah digenggam, Gurigiri! hadir untuk menjadi solusi bagi mereka yang sering
kali terjebak dalam kesibukan dan tidak punya waktu makan makanan lengkap.
Sederhana namun tetap memuaskan, Gurigiri! membawa nilai praktis dan
mengenyangkan. Dengan nori sebagai pelengkap, rasa nasi dan lauk bercita rasa
Nusantara tetap terjaga, menciptakan pengalaman makan yang tak hanya praktis,
tetapi juga terasa autentik dan akrab di lidah.


Komentar
Posting Komentar